Sebenarnya ini timbul dari beberapa kali melihat perubahan dna kemajuan atau kegiatan orang lain,sungguh menjemukan hari -hari hanya menghadapi rutinitas yang terpikir kadang sangat menjemukan.
Kembali menerawang saat-saat masih bersemangat membangun awal yang saya sebut dunia baru,agar lebih bersemangat,namun keberanian dan kekhawatiran saling beradu untuk menuju yang disebut keberhasilan finansial.
Tapi jika kita melihat orang yang notabene adalah trouble maker, tiba-tiba ,zuuupp.. sukses finansial dilihat dari luar tercapai dengan begitu saja,mengesampingkan proses yang terjadi, penglihatan ini menjadi sirik atau sinis dan berprasangka buruk.
Sungguh tidak pantas sebenarnya kalau begitu,bahwa YME dialah yang maha kuasa menentukan siapa yang akan dilebihkan dan dikurangkan,bagaimanapun menurut kita mereka tidak pantas untuk mendapatkanya,karena dengan sombongnya kita mengaku telah berusaha lebih keras dari orang lain,kita lebih pantas untuk mendapatkan keberhasilan itu.
Mungkin sikap manusia,mungkin saat berpikir negatif tersebut kita sedang alpha,bahwa secuilpun manusia tidak berhak berpikir sinis apalagi sirik.. Yah teruslah berjuang dengan apa yang kita punyai,apapun itu harus selalu disyukuri,baik syukur untuk diri sendiri,dan syukur atas kebahagian yang diterima orang lain.
Rabu, 21 Oktober 2009
Jumat, 07 Agustus 2009
JARGON versus KATA-KATA BIJAK
Saya bukan sesiapa yang pengen dianggap tahu,tapi hanya seseorang yang ingin berbagi pikiran baik..I Love You Full... Tak Sobek - Sobek Mulutmu.. Ya iyalah...
Jangan menyakiti orang jika tidak mau disakiti, Jangan berdusta jika tidak mau didustai.
Berani berbuat berani bertanggung jawab.
hahhaha..haha...I Love You Full......
Dari beberapa hal tertulis diatas,pasti banyak yang sudah tahu darimana asal-usul kata-kata itu,baik hanya sekedar kata-kata saja,atau diartikan lebih luas lagi untuk dimaknai, sekarang hak dan kewajiban kita masing-masing untuk melihat kedalam diri, apa yang sudah kita lakukan..?
Pantaskah kita disebut berhasil? walau yang menilai baru diri sendiri? Pantaskah?
Melihat kedalam diri ternyata kadang lebih susah daripada menghakimi,maka pantaslah para hakim disebut 'tangan Tuhan' kekiri 'neraka' kekanan 'surga'..walau belum tentu apa yang diputuskannya akan membawa dirinya sendiri ke Surga yang sebenarnya entah di dunia atau di alam akhirat,karena setiap individu itulah yang sepantasnya dapat melihat dirinya sendiri.
Apa yang dilakukannya,pantaskah untuk membawa dirinya ke Surga yang sebenarnya atau keberhasilan yang sebenarnya..mari bercermin,cermin Jasmani dan cermin Rohani, dimana sepantasnya kita berada jika yang kita lakukan seperti apa yang selalu kita lakukan sampai detik ini, sudah pantas disebut berhasilkah kita.
Benar kata anonymous bahwa GAJAH DIPELUPUK MATA TAK TERLIHAT,KUMAN DISEBRANG LAUTAN TAMPAK..
Mari kita ambil cermin untuk belajar.
NIAT=HASIL

Sederhana sekali ya dua kata tersebut, tapi banyak dari kita termasuk saya sendiri sering melupakan kekuatan niat dan hasil yang diinginkan.
Yes I will, Yes I do ..sedikit berbeda namun seharusnya sama,kadang kebanyakan hanya saya akan,atau saya kerjakan , komitmen? Sekedar belajar dari pengalaman orang - orang yang bisa mencapai apa yang menjadi keinginannya dengan komitmen untuk konsisten dengan tujuan utama dan diniati dengan sungguh dengan menjalankan bersungguh-sungguh pula,ternyata banyak sekali bukti yang kadang kita membutakan diri kita sendiri untuk dengan sombongnya tidak mempercayai kekuatan itu,kita sering hanya berjargon dan tidak mau menjalankan,niat hanya sampai dibibir yang cuma sebagian fisik yang tidak bisa mewujudkan apa yang diniatkan tanpa kesatuan badan dan jiwa dalam mencapainya.
Jika niat diawali dari jiwa yang tulus dan sebenarnya,bukan karena keterpaksaan tetapi sebagai keinginan,tentunya dalam kebaikan,baik usaha maupun ibadah,adalah sama,karena keduanya adalah kesatuan yang tidak bisa dipisahkan, usaha adalah ibadah,ibadah adalah usaha.
Ada orang bilang itu adalah teori LOA ( Law of Attraction ) dsb, ah kalau kita cuma belajar dari motivator-motivator itu,atau buku-bukunya, gemanya hanya akan terasa dua tiga hari, tapi kalau kita belajar dari apa yang diperintahkan oleh YME untuk segalanya berserah kepada-Nya,dan setulusnya dijalankan,kenapa kita harus jauh-jauh mencari guru untuk mencambuk kita,padahal walau kita sudah digodam dan diremukkan tanpa harus dilecut-pun kalau tanpa niat dari dalam jiwa tembus ke fisik untuk diwujudkan tidak akan kita temukan keberhasilan yang diinginkan,berhasil bukanlah materi yang berlimpah,walau itu adalah alat yang tidak bisa diingkari untuk mendapatkan keberhasilan,ya keberhasilan hidup di alam fisik ataupun alat ibadah jika kita gunakan dengan benar untuk mendapatkan keberhasilan di akhir hayat.
Niat menentukan keberhasilan,menentukan niat dari lubuk hati yang terdalam,bahwa segala sesuatu akan berpulang kepada YME,itulah hasil yang seharusnya kita inginkan,materi diperlukan sebagai alat menuju keberhasilan itu,bukan sebagai tujuan,itulah sebenar-benarnya Law of Attraction yang harus ada disetiap manusia,jika sudah demikian,berbagilah walau sedikit,walau sekedar senyum, indahnya dunia jika tiap-tiap manusia adalah penghuni Surga,walau belum pernah kita tahu seperti apa Surga itu,kita andaikan saja Surga adalah segala sesuatu yang penuh Kasih Sayang yang seharusnya,seperti yang selalu kita ucapkan dalam segala kegiatan,namun kita lupa memahami walau tahu arti " Dengan nama Tuhanku Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang" sadarkah dan pahamkah kita dengan apa yang kebanyakan tidak sepenuh jiwa dan keluar dari bibir,bibir mengucap karena terbiasa saja?
Semoga kita semua berhasil dalam kebenaran yang dirahmati dengan niat yang tulus dan keberhasilan yang dinginkan adalah kebaikan.
Rabu, 03 Juni 2009
BIASANYA TAPI BUKAN SEHARUSNYA
Bapak: " Siapa yang naruh gelas disini? khan ini meja belajar,,? Habis minum mbok ya ditaruh ketempat cucian ".
Anak jawab: " Khan biasanya juga naruh disitu..hehe..tapi nggak seharusnya.." sambil ngeloyor ambil gelas untuk dicuci..pinter ngeles dan pinter ngasih tahu,pikir si Bapak.
Jadi sepertinya sesuatu yang tidak "Seharusnya" sering "dibiasakan" sehingga menjadi keseharian yang melenceng, banyak contoh dari diri kita sendiri atau yang kita temukan diluaran jika kita sedang sendiri atau berinteraksi.
1. "Biasanya saya lewat jalan ini pak,meski ada ferbodden ga pernah ditangkap,kenapa saya ditilang sekarang?"
2. " Biasanya saya mbayar tip langsung di acc, kenapa sekarang harus ribet begini begitu document segala,saya ga mau ribet,bisa ga bayar berapa?"
3. " Biasanya saya ga pernah ditegur kalau begini..kenapa sekarang kok dilarang,khan rambunya ga jelas,,".
dsb..dsb...sdb..
Sampai kapan kalau kita yang hidup di Pertiwi negeri ini dari hal yang paling kecil sudah membiasakan yang seharusnya tidak dilaksanakan,dan tetap membiasakan hal yang tidak patut karena tidak ada yang melarang,tidak ada yang melihat,tidak ada polisi,tidak ada yang ngawas, dsb...dst.
Semoga kita semua bisa memulai dari diri sendiri dan keluarga untuk melaksanakan yang seharusnya,seharusnya takut kita bukan kepada sesiapapun kecuali YME, sehingga apa yang kita lakukan akan membimbing kita selalu pada yang seharusnya.
Anak jawab: " Khan biasanya juga naruh disitu..hehe..tapi nggak seharusnya.." sambil ngeloyor ambil gelas untuk dicuci..pinter ngeles dan pinter ngasih tahu,pikir si Bapak.
Jadi sepertinya sesuatu yang tidak "Seharusnya" sering "dibiasakan" sehingga menjadi keseharian yang melenceng, banyak contoh dari diri kita sendiri atau yang kita temukan diluaran jika kita sedang sendiri atau berinteraksi.
1. "Biasanya saya lewat jalan ini pak,meski ada ferbodden ga pernah ditangkap,kenapa saya ditilang sekarang?"
2. " Biasanya saya mbayar tip langsung di acc, kenapa sekarang harus ribet begini begitu document segala,saya ga mau ribet,bisa ga bayar berapa?"
3. " Biasanya saya ga pernah ditegur kalau begini..kenapa sekarang kok dilarang,khan rambunya ga jelas,,".
dsb..dsb...sdb..
Sampai kapan kalau kita yang hidup di Pertiwi negeri ini dari hal yang paling kecil sudah membiasakan yang seharusnya tidak dilaksanakan,dan tetap membiasakan hal yang tidak patut karena tidak ada yang melarang,tidak ada yang melihat,tidak ada polisi,tidak ada yang ngawas, dsb...dst.
Semoga kita semua bisa memulai dari diri sendiri dan keluarga untuk melaksanakan yang seharusnya,seharusnya takut kita bukan kepada sesiapapun kecuali YME, sehingga apa yang kita lakukan akan membimbing kita selalu pada yang seharusnya.
Minggu, 17 Mei 2009
A DEAD DRAGON

DRAGON FLY :
The Name so 'scaring' to hear,but physically the are so small,as a flies.. but anyone know a dragon? so imaginative, when the scary thing dead, nothing hear a scream like dragon scream..huh..
And they're live individually,don't care with others,they only care to get partner,to spread their want,if met smaller species,they will eat them,yeah..that's way they call them Dragon Fly,,
Are they can work together in one group? or colony that can make them more survive,helping each other even they carnivore? maybe after God allow that,than they will change their instinct..but lucky they're not in colony, may this situation created by God for us as the highest food chain creature to learn for their mutual life learning.
ANT/ANTS :
The name so simple,as simple their body structure, but how amazing their capability when they act to survive or support their colony,the best action can seen when they work together, nothing impossible to find what they wants, even have to sacrifices,they keep doing,never give up till the end of their breath and bread.. ( are they breathing like us?..and need bread like us too?hehe ..)
Ant can live alone,but their best in colony,or their group,cause with very good collaboration,they can create ( or given instinct by God Almighty?) very good ant live colony,where they have to find food,where they keep their food stock,where they have to put their Queen?,where they have put their waste.etc.(please find in discovery channel..hehe)
Have you ever knows that ant do not have brain,only instinct, we have more than that,our brain for our consequences,,why mostly we forgot to learn to the 'small' one? Even sometime I do forgotten too.....
Than what I found from the dead DRAGON FLY and curios ANTS in front of my door this moorning are:
A name will make your identity's,but an action will make others yelling or screaming,bad or good to you,no mater how big or small your 'size' the amazing thing are inside,waiting your act to actualized.
Don't only big and can fly like the DRAGON FLY but still just A FLY not a group of amazing people create their life with meaningful,see the 'DRAGON' just as a food for the ant, but they are really strong and their social life are better than human social life in those small world? aren't they?
Why human in their complexes structure sometime forgot to learn from the right one and choosing the positive action, the simplest way is to be selfish, but the meaningful life only can be achieve by social life, or you want to be a TARZAN? eits, TARZAN also has his social life,even in story only,with the jungle creatures.
So , enjoy the day,share your happiness,make one people smile everyday, than feel in your life return..amazing things will come along your ways, God always save and bless people that follow His guidance,even not always in this temporary small world...
Untuk menjadi hebat,kita tidak perlu menunggu jadi seperti orang lain,jadilah diri kita sendiri yang hebat,untuk diri sendiri,lingkungan,dan apa yang kita inginkan dari kehebatan kita,karena potensi diri ada didalam diri kita masing - masing dan menunggu kita sendiri untuk mewujudkannya menjadi nyata terlihat..bukankah demikian?
Nikmati perjalanan menuju 'nirwana' kita masing-masing,dan dalam perjalanan menuju kesana,alangkah indahnya jika disepanjang perjalanan tersebar bunga-bunga senyuman yang membahagiakan kita dan orang lain,Tuhan tidak akan menjauhkan kebahagian orang yang mengikuti petunjuknya meski tidak selalu berbalas di perjalanan itu,mungkin di akhir perjalanan menuju 'nirwana' kita,baru kita menemukan arti 'nirwana' itu sebenarnya, apakah surga itu memang ada tanpa iming-iming perbuatan baik yang harus kita buat? Jawabannya ada di diri kita masing-masing..
Sabtu, 16 Mei 2009
KEBERHASILAN

Keberhasilan adalah buah dari pohon iktiar, laksana pohon buah yang kita tanam,jika sudah kita rawat dengan benar dalam jangka waktu tertentu seharusnya sudah berbuah,namun tidak ada yang menjamin pohon itu berbuah dengan baik walau sudah kita rawat dan pupuk dengan pola sebebar-benarnya,kadang melewati beberapa musim baru mulai berbuah,saat berbunga,berbunga juga hati kita ( ini bagi yang suka menanam pohon,akan memahami makna menunggu pohon buah yang kita tanam mengharap dapat berbuah selain sebagai fungsi lainnya,peneduh,kalau sudah besar bisa buat main anak cucu buat rumah2an di pohon seperti kita waktu kecil?pernahkah anda?)
Setelah bunga mulai menjadi buah yang kecil-kecil,kita rajin makin rajin merawatnya,mengharap hasil yang baik,kita bungkus buah kecil itu dengan kertas atau plastik agar terhindar dari serangga dan hasilnya sesuai yang kita 'harap'kan,mengapa kita mengharap? karena kita tidak yakin,apakah pupuk,pagar,kondisi tanah yang kita aduk-aduk agar gembur,buah muda yang kita bungkus, kita bisa menjamin buah tersebut akan sesuai rencana kita menanam buah? apakah buah tidak akan gugur,akar akan sehat,tidak di makan hama,tidak di-colong anak-anak iseng? yah dengan segala kondisi yang kita buat, point utama kita hanya menunggu hasil yang 'diberikan' bukan hasil yang kita buat atau kita kreasi, yang kita buat atau kita kreasi adalah cara dan suasananya saja.
Meski kita tahu bahwa segala keberhasilan adalah tanda tanya, mengapa masih banyak dari kita yang menyalahkan, bukan memperbaiki,baik memperbaiki cara agar berhasil, juga memperbaiki cara kita bersyukur atas segala hasil yang akan kita terima,tetapi sikap menyerah hanyalah milik para pecundang yang hanya meratap dibawah pohon usaha yang tumbang,,, yang tidak mau menanam lagi pohon-pohon usaha yang lain,walau buah yang akan akan dihasilkan belum tentu sebaik pohon yang sudah tumbang, memulai menanam lagi adalah yang paling utama....
Wake up and run, find your value,because the price will not waiting you to wake up..
MY LAST COFFEE? = NO,COFFEE's GREAT
Dari mencari informasi mengenai efek baik dan efek buruk tentang "si HITAM" kopi yang baru saja habis saya teguk,, dan sudah seperti "candu" bagi saya,semenjak jaman sekolah menengah,walau masih nyuri-nyuri kopi kakak saya atau kadang saya bawa sendiri jika pergi naik gunung,sebagai hobby saya dulu, eh ga disangka nyasar di blog yang informatif dan inspiratif tentang kopi dan segala hal dilingkungan nya, yaitu CIKOPI dan GAMBARELLO dan beberapa komentator yang hampir tiga jam saya bolak-balik halamannya,,padahal kalau mau langsung, ke mbah WIKI bisa langsung jelas,,,hehe hitung-hitung nambah teman daripada FB yang bikin kita malah jadi males nulis yang lebih manfaat ( menurut saya..).
Padahal kalau dibanding beliau-beliau yang specific membahas kopi,paling saya ndak ada seujung jari..la wong cuman penikmat kopi kelas 'gendongan' saja.
Tapi benar,sesuatu kalau diambil serius ternyata hasilnya luar biasaaaa.. atau ruaarr biasaaa (kaya bunyi iklan..)
Lihat apa yang mereka nikmati,sebenarnya mungkin (karena ngopi itu sifatnya individual katanya,tapi emang benar) jadi ingat kata teman saya semasa sekolah menenengah dikampung dulu,"kalau belum ngopi nggak kemepyar.." serasa hari ini belum afdol tanpa nyruput si Hitam ini..hehe.
Jadi karena sifatnya dan kelasnya sama juga dengan teh,cuma minuman,,namun tidak seseru kopi,banyak bertebaran outlet-outlet kopi baik lokal maupun international,dengan keunikan masing-masing,ternyata disitu "menggelundung" geliat ekonomi yang tidak bisa dibilang biasa-biasa saja.
Jadi teringat kakak saya di Lampung yang dulu sebagai tengkulak kopi,kalau saja gaya hidupnya 'benar' mungkin kakak saya bisa seperti juragan-juragan kopi yang saya lihat sekarang.
Hmm memang,hal sepele (apakah kopi sepele?bisa ya bisa tidak,wong tidak dilarang dan tinggal nyeruput..mantabb..kemepyar..)kalau ditangani secara serius,bisa wahh..
Tapi kalau ditangani secara amburadul atau sakarepe dewek ya jadinya ala kadarnya,seperti kondisi para tengkulak yang ambil dari petani markup sesuai pasar,modfikasi sedikit jual lagi, kalau sudah tidak mampu lagi membeli langsung,ya mati..
Dari Warung kakilima,gendongan,angkringan, Cafe-Cafe, dan Pabrik-Pabrik pembuat mesin penyaji kopi,Pabrik-pabrik pengolah kopi, Dealer dan outlet-outletnya.. wow ternyata kopi bukan barang sepele,, MUTIARA HITAM DARI TIMUR ternyata bukan mutiara atau rempah saja,kopi salah satunya..
Take serious on valuable and non valuable thing positively,than the success will not far to faced infront..
Don't take so serious when you faced problem,enjoy the process to find the core of the problem,and success also will not far infront ..
Langganan:
Postingan (Atom)
